Media Informasi Subang

Kabar Untuk Masyarakat Subang dan Sekitarnya

Archive for Februari 14th, 2008

Berita Subang

with 7 comments

Berita Subang ternyata banyak yang tak terangkat ke permukaan. Anda akan bisa menyimak berbagai berita independen di media ini. Berbagai informasi panas yang akan terus menerus digulirkan. Tetap amati media ini.

Hari Pitrajaya

Jurnalis Independen Subang

Written by haripitrajaya

Februari 14, 2008 at 3:00 pm

Workshop “Pengenalan CMS dan Pengelolaan Blog Guru”, Bandung

without comments

   
RUMAH ILMU INDONESIA
WORKSHOP TEKNOLOGI PEMBELAJARAN UNTUK GURU
“Pengenalan CMS dan Pengelolaan Blog Guru”
Terbatas untuk 30 Orang (1 Orang 1 Komputer)
Tanggal Pelaksanaan
Sabtu, 16 Februari 2008
Tempat
ICT Centre Universitas Pendidikan Indonesia
Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung 40154 Jawa Barat – Indonesia
Waktu
08.00 s.d. 17.00 WIB
Sistem Workshop
1 Orang 1 Komputer
Runut Workshop
08.00 :
Registrasi Ulang
08.30 :
Pre Test
09.00 – 12.00 :
Materi Pengantar
a. Apa Itu CMS
b. Membedah “Daleman” Website
c. Menjadikan Komputer Pribadi sebagai Tempat Ujicoba dengan WampServer
d. Mengenal PHP dan MySQL
e. Mengenal Berbagai CMS
12.00 – 13.00:
Break, Sholat, Makan Siang
13.00 :
a. Mengenal Blog Lebih Dekat
b. Mengelola Blog Pribadi dengan WordPress
c. Membedah WordPress A – Z
15.00 :
Break, Sholat Ashar, Snack
15.30 – 16.30
Post Test : Create My Own Blog
16.30 – 17.00 :
Intermezzo, Tanya Jawab, Foto Kenangan
Fasilitas :
Sertifikat B1, Modul Pelatihan, Makan Siang, Workshop Kit, Snack
Space Blog Gratis di www.rezaervani. com untuk personal
Website Sekolah Gratis untuk sekolah yang belum memiliki
Pendaftaran & Pengumuman Daftar Peserta
Investasi
a. Lembaga dan Guru Member Rumah Ilmu Indonesia : Rp. 125.000,-
b. Non Member : Rp. 150.000,-
(TIDAK MENERIMA PENDAFTARAN DI TEMPAT !!!
TERBATAS HANYA UNTUK 30 ORANG)
Investasi Dapat di Transfer Ke :
Bank Mandiri KCP Mentok
112-00-0527683- 2
a.n. Reza Ervani
Bank BCA KCU Pangkal Pinang
0410742128
a.n. Reza Ervani
Bank Syariah Mandiri Cimahi
003 002 3334
a.n. Reza Ervani
(Konfirmasikan Transfer Anda via SMS ke 0817 433 344)
SMS Centre (unavailable for Calling)
+62 817 433 344
email resmi

Written by haripitrajaya

Februari 14, 2008 at 2:21 pm

Ditulis dalam Acara

Ditandai dengan ,

Bantu 33 Mobil dan SMS Center pengaduan peredaran Narkoba

without comments

 Telkomsel Dukung BNN Kampanye Anti Narkoba

 Jakarta, 14 Februari 2008
Telkomsel bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) mencanangkan program “Anti Drugs Campaign Goes To School and Campus”, yakni kampanye pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di lingkungan sekolah dan kampus, yang didukung berbagai pihak terkait, seperti Polri dan Depdiknas.

Pencanangan “Anti Drugs Campaign Goes To School and Campus” dilakukan Direktur Utama Telkomsel Kiskenda Suriahardja bersama Kalakhar BNN Made Mangku Prastika, dan Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo.

Acara pencanangan ditandai dengan penyerahan bantuan 25 Mobil Suzuki APV dari Telkomsel yang akan difungsikan sebagai kendaraan operasional Unit Cegah Narkoba “Sobat Anti Madat”. Kendaraan ini dilengkapi dengan laptop, LCD dan Screen untuk penyuluhan di berbagai sekolah dan kampus, bahkan mobil ini juga berfungsi sebagai perpustakaan yang berisi buku-buku seputar bahaya narkoba.

 “Kami berterima kasih atas bantuan 25 unit mobil dari Telkomsel yang sangat berguna membantu mobilitas para penyuluh narkoba di Sekolah-sekolah dan Kampus. Bahkan kami semakin senang karena Telkomsel bersedia menambah lagi 8 mobil seperti ini, sehingga seluruh 33 propinsi di Indonesia kebagian sebuah mobil,” ungkap Mendiknas

 Dalam kesempatan yang sama, dilakukan juga pelantikan Satgas Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Antinarkoba. Acara yang digelar di Balai Kartini ini disaksikan oleh sekitar 1.300 pelajar, mahasiswa, atlet, artis, dan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat).

 Setelah acara, Telkomsel dan BNN menggelar aksi simpatik Kampanye Anti Narkotika dengan melibatkan sekitar 1.500 pelajar dan mahasiswa se-DKI Jakarta di Bundaran HI dalam bentuk pembagian pin dan flyer Anti Narkoba. Aksi simpatik Telkomsel ini akan dilanjutkan ke semua propinsi lain di Indonesia dengan prioritas wilayah dengan angka peredaran narkoba yang tinggi, seperti Jawa Timur, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Jawa Tengah, Jawa Barat, Bali, Jambi, dan DI Yogyakarta.

 Di samping memberdayakan UKS dan UKM serta kaderisasi satgas anti narkoba di sekolah dan perguruan tinggi, Telkomsel dan BNN juga menggelar program parenting skill bagi orangtua murid dalam mengasuh dan mendidik anak menghindari bahaya narkoba dengan materi perkembangan penyalahgunaan narkoba, jenis narkoba, efek, dan rehabilitasinya.

 Kiskenda mengatakan, ”Sebagai perusahaan yang mayoritas kepemilikan sahamnya 65% dimiliki pemerintah melalui BUMN Telkom, kami berharap keberadaan Telkomsel bisa menjadi manfaat bagi masyarakat, lingkungan, dan negara. Melalui program ini kami berupaya memberikan dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam memerangi peredaran narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba) khususnya di kalangan pelajar dan mahasiswa yang merupakan generasi penerus bangsa.”

 “Kampanye anti narkoba yang bersifat edukatif ini dirancang sedemikian rupa sebagai upaya pencegahan dini dari ancaman bahaya peredaran narkoba di sekolah dan kampus, dengan melibatkan semua elemen akademis seperti guru, dosen, orang tua, unit kegiatan, dan partisipasi aktif pelajar dan mahasiswa yang bersangkutan. Untuk itu kami juga menyediakan SMS Center khusus 08111552266 dan call 021-80880011 yang berfungsi sebagai pusat pengaduan penyalahgunaan peredaran narkoba,” ungkap Made Prastika

 Peredaran gelap narkoba di Indonesia semakin meningkat terutama sejak tahun 2003, tercatat dalam periode 2001-2006 jumlah tersangka kasus mencapai sekitar 85.000 orang. Demikian juga kasus tindak pidana berdasarkan tingkat pendidikan menunjukkan kecenderungan peningkatan, di tingkat SD tercatat 3.247 kasus pada 2006 atau meningkat 1.200% dibanding 2001 sebesar 246 kasus, tingkat SLTP meningkat 262% menjadi 6.632 kasus, tingkat SMU meningkat 700% menjadi 20.977 kasus, sedangkan pada Perguruan Tinggi meningkat 240% menjadi 779 kasus.

 “Kondisi pengguna narkoba di kalangan anak usia sekolah yang sudah memprihatinkan, menggugah kami untuk membangun kesadaran budaya anti narkoba. Kami berharap lewat kampanye anti narkoba di sekolah dan kampus ini, kesadaran akan bahaya narkoba bisa tumbuh dan membudaya di kalangan para pelajar dan mahasiswa sehingga peredaran narkoba bisa hilang dengan sendirinya,” tegas Kiskenda. (*)

 

Written by haripitrajaya

Februari 14, 2008 at 2:17 pm

Ditulis dalam Telekomunikasi

Pharmaton Formula Sundayrobic Plus

without comments

Event sportainment unik di Area Giant Hyper Square Pasteur, yaitu event senam yang instrukturnya langsung beraksi di MGT VM (OB Van MGT FM). Event ini berhasil mendatangkan kurang lebih 500 orang peserta.

Event yang digagas dan dilaksanakan oleh MGT 101.1 FM yang disponsori penuh oleh Pharmaton Formula ini akan kembali digelar pada tanggal 24 Februari dan 2 Maret 2008.
Jadi jangan ketinggalan untuk mengikuti event ini.
Idola Cilik RCTI
Radio MGT 101.1 FM Bandung juga menjadi official radio untuk event Idola Cilik RCTI “Idola Para Idola” yang audisinya telah dilaksanakan untuk Kota Bandung pada tanggal 28 dan 29 Januari 2008 telah berhasil pendaftar sebanyak 2000 orang lebih. Event ini telah menjadi perhatian para cilik dan orang tua yang ingin menunjukan bakat dan kemampuannya untuk menjadi penyanyi. Saksikan acaranya di RCTI.
Ardie Anggadipura
PR & Promotion | Radio MGT 101.1 FM Bandung
Mobile : 081 5711 5811 | 022 706 30 901 | YM : ardieanggadipura
Web : www.mgtradio.com

Written by haripitrajaya

Februari 14, 2008 at 2:15 pm

Ditulis dalam Acara

Bandung Soccerfest 2008

without comments

   

Bandung’s first soccertainment event on 2008

Competition :
- Indoor Soccer Competition (SD, SMP, SSB, SMA)
- Band Competition
- Soccerdance Competition
- Uji Nyali — Soccer Challenge dengan hadiah jutaan rupiah dan kesempatan
untuk melawan pemain Persib Bandung

Entertainment
- Celebrity Match : Dimas Seto, Tommy Kurniawan, Ibnu Jamil, Ben Joshua,
Samuel Zylqwyn, and friends
- Celebrity Bandung : Selebriti WARNING Bandung (Lucky Peterpan, Ronaldikin,
Firman Idol/The Fly, VJ Ben, and friends), P-Project
- Persib Players (ex Liga Indonesia XIII – 2007)
- Music Performances from Album Digital Jayalah Persibku (Kuburan, Hamlet,
Viking Choirs, etc)

Bandung Soccerfest 2008
@ Soccer Coop Kircon Center
Jl. Kiaracondong No. 366, Bandung
start : 08.00 WIB

Info :
022 70 30 90 88

Written by haripitrajaya

Februari 14, 2008 at 2:12 pm

Ditulis dalam Acara

Ditandai dengan ,

Anugerah Top Brand Award 2008

without comments

XL Xplor Raih Top Brand Postpaid Card

 Jakarta, 13 Februari  2008
PT. Excelcomindo Pratama Tbk. (XL) kembali mendapat pengakuan dari dunia luar melalui sebuah penghargaan “Top Brand Award 2008” untuk kategori Post Paid Cellular SIM Card. Penghargaan yang diselenggarakan oleh Majalah Marketing dan Frontier Consulting Group memberikan penghargaan pada kartu pascabayar XL Xplor sebagai Top Brand Post Pad Cellular SIM Card. Penganugerahan dilakukan pada 12/02 di Jakarta.

 “Penghargaan ini mengukuhkan eksistensi XL sebagai salah satu operator penyedia jasa telekomunikasi selular terkemuka di Indonesia sekaligus menunjukkan pengakuan dunia luar terhadap XL sebagai operator selular. Adanya penghargaan ini akan memicu kami untuk terus menghadirkan beragam produk yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan  dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan,” kata Joris de Fretes, Direktur Corporate Service XL.

 Top Brand Award adalah sebuah penghargaan terhadap merek-merek yang tergolong sebagai merek yang top. Kriteria top didasarkan pada survei yang dilaksanakan oleh Frontier Consulting Group di 6 kota besar yaitu Bandung, Jakarta, Makassar, Medan, Semarang dan Surabaya. Penghargaan ini diberikan kepada 190 merek di lebih dari 80 kategori produk yang memenuhi dua kriteria yaitu:

1.         Merek-merek yang memperoleh Top Brand Index minimum sebesar 10%

2.         Merek-merek yang menurut hasil survei berada dalam posisi top 3 di dalam kateri produknya.

Top Brand Index diukur dengan mengguna 3 parameter yaitu top of mind awareness (merek yang pertama kali disebut oleh responden ketika kategori produknya disebutkan), last used (merek terakhir yang digunakan oleh responded dalam 1 siklus pembelian ulang) dan future intention (merek yang akan dikonsumsi di masa mendatang).

 XL Xplor merupakan kartu pascabayar yang dikeluarkan oleh XL dengan inovasi penghitungan tarif telepon GSM pascabayar per detik. Pelanggan membayar tagihan telepon sesuai dengan penggunaan telepon mereka tanpa ada pembulatan waktu percakapan. Penghargaan ini menandai bahwa XL Xplor telah melekat dibenak masyarakat sebagai kartu pascabayar yang mempunyai citra postif di mata pelanggan. Tentunya hal ini merupakan penghargaan tak ternilai bagi XL. (*)

Written by haripitrajaya

Februari 14, 2008 at 1:56 pm

Ditulis dalam Telekomunikasi

Ditandai dengan ,

Maju Bersama Lewat Internet Sekolah Why Not?

without comments

Belum lama ini saya ngobrol-ngobrol sama Onno W Purbo, pakar internet Indonesia yang disebut-sebut Bapak VOIP Indonesia dalam suatu acara di Jakarta. Ia memberikan beberapa keterangan yang cukup menarik. Menurutnya, kalau saja sekolah di Indonesia mengimplementasikan internet, asumsinya dalam tempo dua kali lima tahun dijamin Indonesia bakal mengalahkan negara mana pun di dunia dalam perkembangan IT.

Daripada menghamburkan uang di warnet, alokasi dana 46,5 juta siswa yang ada di Tanah Air saat ini sebenarnya bakal lebih bermanfaat digunakan via internet yang dipasang di sekolah-sekolah. Bayangkan keuntungannya jika 240 ribu sekolah yang ada di Indonesia memasang internet kemudian sebagian besar siswanya mengakses dari situ ketimbang dari warnet. Profit dari warnet ala sekolah dipastikan luar biasa besar. Dan lantas bisa bisa digunakan untuk bermacam hal yang bisa mendorong perkembangan IT tanah air menjadi lebih pesat.

Sayangnya, komitmen sekolah-sekolah untuk memasang internet di sekolah sebagai ganti warnet belum begitu besar, sementara pemerintah pun tampaknya masih setengah hati menggeber program internet masuk sekolahnya. Sedih juga ya?

Hari Pitrajaya

Jurnalis Independen Subang

Written by haripitrajaya

Februari 14, 2008 at 1:31 pm

Ditulis dalam Opini